Jumat, 06 September 2013

Candi Baru Ditemukan di Jatinom Klaten




dok.timlo.net/indratno eprilianto
dok.timlo.net/indratno eprilianto
Batu candi jaman Hindu ditemukan warga di wilayah Jatinom, Klaten.
Klaten – Warga Dukuh Meleman, Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten menemukan rangkaian batu candi di lahan pertanian desa setempat.
Informasi yang dihimpun Timlo.net, Kamis (19/1), struktur batu candi ini kali pertama ditemukan oleh Margono (44) warga Dukuh Meleman, Desa Gedaren pada Rabu (11/1) sepekan lalu sekitar pukul 09.00 WIB.
Bersama kedua pegawainya, saat itu Margono hendak menggali tanah bekas sawah milik Wiyono warga setempat. Ia menggali ingin mencari tanah liat untuk membuat batu bata.
Saat menggali dikedalaman satu meter, tiba-tiba cangkul Margono terbentur benda keras. Setelah digali, ia terkejut benda tersebut ternyata struktur batu candi yang diduga peninggalan Jaman Hindu.
Margono menjelaskan penemuan candi itu di dua lokasi. Lokasi pertama ditemukan beberapa batu candi.  Sedangkan lokasi kedua di sisi selatan berupa bongkahan batu yang diperkirakan juga merupakan struktur candi.
“Setelah menemukan itu kemudian saya laporkan ke Pemerintah Desa Gedaren yang dilanjutkan ke polisi,” ujar Margono.
Kepala Desa Gedaren, Sunarto menjelaskan, pada Selasa (17/1) lalu pihak kepolisian sudah memasang garis polisi di lokasi penemuan.
Atas penemuan itu, pihaknya berharap ada tindak lanjut dari yang berwenang.  “Kalau memang diijinkan dari yang berwenang maka ke depan akan dibuat daerah wisata, ujarnya.
Menurut Kades Sunarto, dari cerita masyarakat jaman dulu, kawasan Dukuh Meleman memang banyak candi. Untuk itu masyarakat lebih mengenal Dukuh Meleman dengan sebutan Dukuh Candi.
“Pada sepuluh tahun lalu juga pernah ditemukan batu-batu candi tapi dikembalikan lagi ke dalam tanah. Memang banyak situs-situs candi hanya saja titik-titiknya tidak hafal,” imbuhnya.

0 komentar:

Posting Komentar